Lab 1: Static Route Failover (Check-Gateway & Distance)
๐ฏ Sasaran Praktikum
Failover 2 ISP otomatis menggunakan atribut check-gateway=ping dan distance hierarkis.
- Tingkat Kesulitan:
INTERMEDIATE - Estimasi Waktu:
25 Menit - Target RouterOS:
RouterOS v7 (v7.12+ recommended)
โ๏ธ Analisis Transisi: RouterOS v6 vs RouterOS v7
Topik ini memiliki perbedaan arsitektur dan sintaks CLI penting antara RouterOS v6 dan RouterOS v7:
| Aspek | RouterOS v6 (Legacy) | RouterOS v7 (Modern) |
|---|---|---|
| Routing Architecture | Single-threaded route engine lama | Multi-threaded kernel 5.x routing stack |
| Sintaks Konfigurasi | Menu legacy v6 | Menu modern v7 |
Ulasan Arsitektur & Perbedaan Kunci
- RouterOS v6: Di RouterOS v6, failover menggunakan
check-gateway=pingpada default route (dst-address=0.0.0.0/0) dengandistance=1dandistance=2. Route lookup dieksekusi secara linear di Routing Table default (main). - RouterOS v7: Di RouterOS v7, stack routing telah dipindahkan ke Linux kernel 5.x routing architecture modern. Sintaks dasar tetap kompatibel, namun penanganan status link gateway, asynchronous ping probes, dan multipath cache telah didesain ulang agar tidak membebani single core CPU.
Perbandingan CLI Konfigurasi Berdampingan
Perbandingan CLI RouterOS v6
# RouterOS v6 - Failover Default Route
/ip route
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.101.1 distance=1 check-gateway=ping comment="Primary-ISP1-v6"
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.102.1 distance=2 comment="Backup-ISP2-v6"
Perbandingan CLI RouterOS v7 (Rekomendasi Ujian MTCRE Baru)
# RouterOS v7 - Failover Default Route
/ip route
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.101.1 distance=1 check-gateway=ping comment="Primary-ISP1-v7"
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.102.1 distance=2 comment="Backup-ISP2-v7"
โฑ๏ธ Alur Kerja & Timeline Praktikum
| Durasi | Fase Lab | Deskripsi Aktivitas |
|---|---|---|
| 00:00 - 05:00 | Konfigurasi Dual-WAN IP | Pasang IP address untuk interface ISP1 dan ISP2. |
| 05:00 - 15:00 | Penerapan Route Check-Gateway | Pasang rute default ISP1 distance=1 check-gateway=ping dan rute ISP2 distance=2. |
| 15:00 - 25:00 | Simulasi Failover & Verifikasi Flag | Matikan link ISP1 dan amati transisi otomatis route ke ISP2. |
๐บ๏ธ Topologi Jaringan
[ISP1: Distance 1] <--- [R1-Gateway] ---> [ISP2: Distance 2]
Daftar Perangkat dalam Topologi:
- ISP-1-Primary (
internet) - Interfaces:wan1, wan2, wan3, wan4 - ISP-2-Backup (
internet) - Interfaces:wan1, wan2, wan3, wan4 - R1-Failover-Gateway (
mikrotik) - Interfaces:ether1 (mgmt), ether2, ether3, ether4 - PC-Office (
pc) - Interfaces:eth1
๐ ๏ธ Langkah Konfigurasi Lengkap (RouterOS v7)
Langkah 1: R1-Gateway - Atur rute primer dan rute backup
# Node: R1-Gateway
/ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.101.1 distance=1 check-gateway=ping comment="Primary-ISP1"
/ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.102.1 distance=2 comment="Backup-ISP2"
๐ Pengujian & Verifikasi CLI
Jalankan perintah verifikasi berikut di terminal WinBox / SSH untuk memastikan konfigurasi telah aktif dan valid:
/ip route print detail where check-gateway=ping
/ip route print
Ekspektasi Output Terminal:
[admin@R1] > /ip route print
Flags: D - DYNAMIC; A - ACTIVE; c - CONNECT, s - STATIC
Columns: DST-ADDRESS, GATEWAY, DISTANCE
# DST-ADDRESS GATEWAY DISTANCE
0 As 0.0.0.0/0 192.168.101.1 1
1 s 0.0.0.0/0 192.168.102.1 2
โ Checklist Keberhasilan Lab:
- ISP1 memiliki distance=1 dan berstatus A (Active)
- ISP2 memiliki distance=2 dan dalam kondisi standby (Inactive)
- Saat ISP1 mati, rute ISP2 otomatis naik menjadi A (Active)
โ ๏ธ Troubleshooting & Catatan Penting
[!WARNING] Jika rute tidak berpindah, pastikan check-gateway=ping diaktifkan pada rute dengan distance terendah.
[!WARNING] Periksa apakah ISP1 benar-benar tidak merespons ping sebelum router mendeteksi gateway mati (butuh 2 kegagalan ping).
๐ฅ Panduan Lengkap & Resource
Gunakan panduan lengkap seluruh lab MikroTik certification di Panduan Lengkap Skenario Lab MikroTik atau ikuti kelas resmi tatap muka kami di Daftar Pelatihan MikroTik.
Topologi Jaringan
Download Lab File
Masukkan email untuk mendapatkan file lab (.rsc, topologi, panduan) dan akses materi latihan lainnya.
Dengan mendaftar, Anda setuju menerima email dari Supono Training. Unsubscribe kapan saja.